IVA test, Cara cepat dan murah Deteksi Kanker Serviks

iva test deteksi dini kanker serviks

IVA test atau yang lebih dikenal dengan pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat adalah metode cepat dan murah untuk mendeteksi kanker seviks pada wanita. IVA tidak jauh berbeda fungsinya dengan Pap smear test, fungsinya untuk mendeteksi dini kanker serviks pada wanita. Berdasarkan dara statistik, setiap tahun 15.000 wanita terdiagnosa kanker serviks, penyakit ini menempati urutan pertama pembunuh wanita no 1 di Indonesia.

Pemeriksaan dengan metode IVA tidak memerlukan biaya yang mahal dan pelaksanaannya pun juga tidak terlalu lama bila dibandingkan dengan deteksi kanker serviks menggunakan metode pap smear. Memang seberapa lama sih pemeriksaan iva test ini? Iva test ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk proses pelaksanaannya.

Selain itu metode pap smear harus menunggu beberapa hari baru bisa mengetahui hasilnya. Metode pemeriksaan deteksi dini kanker serviks iva test ini dirancang khusus untuk masyarakat yang tinggal didaerah yang jauh dari fasilitas kesehatan.

Pemeriksaan deteksi kanker serviks metode iva ini memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah : sangat mudah, praktis dan sangat sederhana. Selain itu juga menggunakan alat yang sederhana dan cukup murah, sehingga biaya pemeriksaannya menjadi lebih murah. Walaupun biayanya murah, hasil sensivitas dan spesifikasinya cukup tinggi. Metode skrining metode iva bisa dilakukan di pusat pelayanan kesehatan sederhana yang jauh dari perkotaan.

Metode ini bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan bukan dokter gynekology saja, bisa dilakukan oleh bidan atau tenaga kesehatan yang sudah terlatih.

Cara pemeriksaan IVA test yaitu dengan menggunakan cairan asam asetat dengan konsentrasi larutan sekitar 3 – 5 %, metode deteksi kanker serviks ini dengan cara melakukan pulasan pada serviks dengan menggunakan asam asetat tadi dan langsung bisa dilihat hasilnya. Bila setelah dilakukan usapan atau pulasan pada dinding serviks ada perubahan warna, yaitu pada dinding serviks muncul bercak-bercak putih, maka ada kemungkinan besar bahwa ada tahap pra kanker.

Terus, siapa sajakah yang perlu melakukan pemeriksaan iva test ini? Tentu saja adalah wanita yang peduli dengan kesehatan organ reproduksinya. Wanita dengan usia antara 30 sampai 50 tahun sangat dianjurkan untuk melakukan test deteksi dini kanker serviks.

Syarat-syarat wanita yang akan melakukan IVA test

Untuk pemeriksaan iva test ini, diperlukan beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya adalah, wanita yang sudah menikah, sedang tidak dalam mentruasi atau datang bulan, tidak sedang dalam kondisi hamil dan tidak melakukan hubungan seksual 24 jam sebelum dilakukan tindakan pemeriksaan iva test.

Mencegah adalah lebih baik daripada pengobatan, banyaknya jumlah penderita kanker di Indonesia ini sebenarnya bisa dikurangi jika membiasakan hidup sehat. Karena itulah mulailah biasakan diri dengan rajin berolahrga, makan buah dan sayuran, menghindari makanan berpengawet dan menjauhi alkohol serta jauhilah rokok.

Anda tertarik dengan produk-produk kami, untuk mendapatkan spesifikasi lengkap dan harga yang terbaik.
Silahkan hubungi kami di :
HP : 089672440987

( gunawan_110979 )

atau Email ke : gunawan_110979@yahoo.co.id ( Kirim E-Mail )

Keyword terkait :

dsm aero bio life, m3 ice sebuah nama

Leave a Reply